Selamat datang di Kankemenag Kota Batu

Mari Tegakkan 5M

Rakor Bersama Tokoh Agama dan Masyarakat, Kakankemenag: Perlu Dukungan Semua Pihak untuk Mengembangkan Desa Sadar Kerukunan

Kota Batu – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Batu Nawawi mengatakan, saat ini kerukunan menjadi barang mahal terutama kerukunan antar umat beragama. Hal ini disampaikan dalam sambutan pengarahan giat Rapat Koordinasi Bersama Tokoh Agama dan Masyarakat dalam rangka Pengembangan Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama di Balai Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji pada Kamis sore (25/3).
“Batu ini kota wisata, banyak yang berkunjung ke sini. Tantangannya, sekian juta pengunjung atau pendatang itu bisa jadi membawa ideologinya masing-masing, membawa pikiran dan pemahamannya masing-masing. Jadi kita harus benar-benar merawat kerukunan, karena kalau sudah konflik itu kita sendiri yang rugi,” tegas Nawawi. Lebih lanjut Ia memberikan contoh konflik di berbagai daerah di Indonesia. Kesemua kasus konflik berimbas pada kerugiaan materiil maupun psikis bagi warga atau masyarakat. Kerugiaan maateriil berupa rusaknya fasilitas-fasilitas umum, memakan korban luka-luka. Adapun kerugian psikis berupa rasa saling mencurigai antar warga, rasa tidak aman dan nyaman. Berdasarkan hal tersebut Nawawi menekankan bahwa perlu dukungan dari semua pihak untuk mengembangkan Desa Sadar Kerukunan, terutama dari tokoh-tokoh agama dan masyarakat. “Makanya Kami mohon dukungan dari Bapak/Ibu tokoh agama, tokoh masyarakat untuk membina umat. Karena yang punya massa, yang punya umat itu ya Bapak/Ibu sekalian. Masyarakat dan umat itu lebih nurut-manut kepada tokoh-tokoh di daerah tersebut,” ujar Nawawi.
Selain itu Kakankemenag juga mengapresiasi kontribusi dan perjuangan para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perangkat desa dalam menjaga kerukunan umat. Sehingga bisa meredam konflik, dan memastikan kehidupan bermasyarakat antar pemeluk agama yang berlainan tetap harmonis. Oleh karena itu, Nawawi berharap pengembangan Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama di Desa Tulungrejo dapat menjadi rolemodel kerukunan bagi desa-desa lain di Kota Batu khususnya, dan jawatimur bahkan secara nasional.
Sebanyak 35 peserta yang terdiri dari tokoh agama lintas agama dan tokoh masyarakat hadir dalam acara yang diinisiasi oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Batu. Hadir pula DANRAMIL Bumiaji, Kapolsek Bumiaji, dan Kepala Desa Tulungrejo. Rangkaian acara dilanjutkan dengan diskusi bersama yang dipandu oleh Koordinator Bidang Kerukunan FKUB Abdul Manaf. Melalui diskusinya, para peserta menyampaikan aspirasi dan masukan yang akan dijadikan pertimbangan dalam tindaklanjut pengembangan Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama. (din)

Komentar