Selamat datang di Kankemenag Kota Batu

Mari Tegakkan 5M

Gerak Cepat Rakor Bimas Islam, Perencanaan dan Penganggaran Sesuai Tipologi KUA

Kota Batu – Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Kasi Bimas Islam) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Batu Supriyadi mengatakan, kegiatan Rapat Koordinasi Perencanaan dan Penganggaran Bimas Islam dilakukan lebih awal agar dapat menyusun perencanaan anggaran sesuai dengan kebutuhan di tiga KUA. Hal ini disampaikan Supriyadi selaku pelaksana kegiatan di hadapan para peserta yang terdiri dari, Kepala KUA, bendahara KUA, bendahara pengeluaran, pengelola keuangan, penghulu, penyuluh, serta staf operasional KUA pada Rabu pagi (24/3).
“(Kegiatan) ini kita lakukan lebih awal agar nanti bisa menyusun perencaan anggaran sesuai tipologinya (KUA), karena di (kota) Batu ini ada dua tipologi. KUA Kecamatan Batu itu tipologi B, dan KUA Kecamatan Junrejo-Bumiaji itu (tipologi) C,” ujar Supriyadi. Ia juga menyampaikan pesan Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur yang berharap rencana anggaran yang diusulkan tidak ada revisi dengan tetap memperhatikan refocusing kebutuhan di masa pandemi. Oleh karena itu Supriyadi turut mengundang perencana dan bendahara kantor agar dapat menjadi pertimbangan terkait dengan anggaran kebutuhan tahun sebelumnya.
Selain itu Supriyadi menyampaikan KUA di Kota Batu yang telah memenuhi syarat agar dapat diupayakan masuk sebagai penerima Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tahun 2022. Ia menghimbau untuk terus mengawal dan memperkuat koordinasi dengan Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur. Sehingga saat wacana pemekaran kecamatan di Kota Batu terealisasi, setiap KUA sudah siap dengan fasilitas optimal.
Bertempat di ruang balai nikah KUA Kecamatan Bumiaji, hadir pula Kepala Kankemenag Kota Batu Nawawi. Dalam sambutannya sekaligus membuka acara, Ia menegaskan bahwa Kepala KUA harus lebih berhati-hati dalam mengambil kebijakan pun demikian dengan pemberian surat-surat rekomendasi. “Karena ini banyak temuan kasus, maka saya mohon setiap surat itu harus dibaca betul, dicek dulu. Syukur-syukur kalau KUA itu punya bank data, jadi terdata semua. Berapa jumlah masjid, mushola, TPQ, majelis talim,” kata Nawawi. Acara pembukaan diakhiri dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Kepala KUA Kecamatan Bumiaji. Usai rehat, rangkaian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber Chandra Nurkhalish. (din)

Komentar