Selamat datang di Kankemenag Kota Batu

Mari Tegakkan 5M

Bertemu Dubes Saudi, Plt Dirjen PHU Bahas Persiapan Haji

Jakarta (Kemenag) --- Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Khoirizi hari ini berkunjung ke kantor Dubes Saudi di Jakarta. Ikut mendampingi, Sesditjen PHU Ramadan Harisman, Direktur Layanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Arfi Hatim, serta Kasubdit Dokumen dan Perlengkapan Haji Reguler Nasrullah Jasam. Kehadiran jajaran Ditjen PHU ini diterima oleh Dubes Saudi untuk Indonesia Esam Abid Althagafi di kantornya. "Kami bersilaturahim, membahas kepastian dan persiapan haji 2021," terang Khoirizi di Jakarta, Selasa (16/3/2021). "Pertemuan juga membahas kemungkinan kunjungan tim akomodasi, katering, dan transportasi untuk melakukan persiapan pengadaan layanan jemaah haji 1442H/2021M di Saudi," lanjutnya.
Menurut Khoirizi, Dubes Saudi merespon positif kunjungan tim Ditjen PHU. Dubes menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada informasi terkait kepastian pemberangkatan jemaah ke Saudi pada musim haji tahun ini. Dubes juga berjanji akan segera memberikan informasi tersebut jika sudah ada keputusan dari Pemerintah Saudi. "Kepada kami, Dubes menyampaikan bahwa Indonesia akan menjadi negara pertama yang menerima informasi kepastian haji, mengingat jumlah jemaahnya terbesar di dunia," jelas Khoirizi. "Tadi disinggung juga terkait rencana Pemerintah Saudi untuk meminta update data penduduk muslim seluruh negara pengirim jemaah. Ini sepertinya akan digunakan untuk  pemutakhiran pemberian kuota haji setiap negara pada musim-musim haji yang akan datang," sambungnya. Perhitungan kuota haji selama ini mengacu kepada Keputusan KTT-OKI tahun 1987 di Amman, Yordania. Dalam forum itu disepakati bahwa kuota haji dihitung berdasarkan rumus 1/1000 (satu perseribu) dari jumlah penduduk muslim suatu negara. Sejak itu, kuota haji Indonesia sebesar 211.000 orang, terdiri atas 194.000 jemaah haji reguler dan 17.000 jemaah haji khusus. (ditjen PHU/din)

Komentar