Selamat datang di Kankemenag Kota Batu

Mari Tegakkan 5M

Kakankemenag: Istighosah Bagian dari Ikhtiar Bathiniyah

Batu – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Batu bersama MTs Negeri Kota Batu menggelar acara Istighosah dan Doa Bersama pada Senin pagi (1/2). Acara yang dilaksanakan di Aula MTs Negeri Kota Batu ini dihadiri oleh Kepala Kankemenag Kota Batu dan Kepala MTs Negeri Kota Batu. Para peserta merupakan sivitas MTs Negeri Kota Batu yang hadir secara langsung maupun secara daring. Perwakilan guru dan karyawan yang hadir secara langsung tetap menerapkan standar protokol kesehatan pencegahan Covid-19, baik pengecekan suhu tubuh, memakai masker, handsanitizer, dll. Sedangkan peserta lain termasuk para siswa hadir secara daring melalui live streaming Youtube. Istighosah dan doa bersama dipimpin langsung oleh Mudzir Majelis Nurul Bayan, KH. Muhammad bin Nasihin.
Kepala MTs Negeri Kota Batu, Buasim, dalam sambutannya menyebut acara ini bertujuan untuk mendoakan keselamatan bangsa dari wabah penyakit dan virus Corona. Ia berharap pandemi Covid-19 ini segera berakhir sehingga dapat menjalankan kegiatan pembelajaran secara normal. Sedangkan Mudzir Majelis Nurul Bayan menambahkan, acara ini merupakan upaya spiritual serta memohon pertolongan Allah SWT. melalui wasilah bacaan Ratibul Hadad. “Ratibul hadad ini semua hadis Nabi, ini kelas berat memang karena kita sekarang sedang berperang melawan wabah Covid,” tegasnya.
Sementara itu Kepala Kemenag Kota Batu, Nawawi, dalam sambutan sekaligus pembukaan acara menyatakan bahwa istighosah merupakan bagian dari ikhtiar bathiniyah. Hal ini sebagai penguat ikhtiar lahiriyah yang telah dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. Ia juga mengajak seluruh peserta yang hadir untuk senantiasa positive thinking menghadapi situasi pandemi Covid-19. Selain itu Ia menekankan untuk bersikap sabar dan yakin bahwa setiap kejadian pasti ada hikmahnya. “Dari kisah Raja Namrud yang meninggal karena nyamuk, kita pun dapat mengambil ibrah dari pandemi ini. Sehebat apapun kita, di hadapan Allah kita tidak ada apa-apanya” pungkasnya. (humas/din)

Komentar