Selamat datang di Kankemenag Kota Batu

Mari Tegakkan 5M

Cuaca Mendung Tak Halangi Kemenag Kota Batu Mengukur Arah Kiblat Masjid

Kota Batu (humas) – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batu melalui penyelenggara syariah dan penyuluh Agama Islam melakukan pengukuran arah kiblat di Masjid Ibnu Khaldun pada Rabu siang (27/1). Masjid yang terletak di Kelurahan Ngaglik Kecamatan Batu ini tengah melakukan renovasi perluasan bangunan. Hadir pula dalam kegiatan tersebut ketua yayasan, Khaidar, takmir masjid, Fajar, dan arsitek pembangunan, Rashid.
Pengukuran yang sedianya dilakukan beberapa hari sebelumnya harus terhenti lantaran cuaca hujan sepanjang siang di Kota Batu. Penyelenggara Syariah Kemenag Kota Batu, Chandra, menyebutkan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mengukur arah kiblat, diantaranya benda yang menjadi patokan harus benar-benar berdiri tegak lurus, permukaan dasar harus betul-betul datar dan rata, serta waktu pengukuran yang sesuai dengan cahaya matahari yang cukup untuk membentuk bayangan. “Ya hari ini walaupun agak mendung, tapi bismillah insyaAllah bayangan bisa terlihat,” ujar Chandra.
Adapun perlengkapan yang digunakan untuk mengukur arah kiblat, yakni busur arah kiblat, papan patokan bayangan, kompas, waterpass, hingga alat ukur meteran. Berbagai tahapan dilakukan diantaranya menentukan titik tengah bangunan, mengukur arah mata angin, mengukur bayangan, dst. Proses pengukuran arah kiblat dimulai sekitar pukul sepuluh pagi hingga pukul setengah satu siang. Hal ini bertujuan untuk melihat pergerakan bayangan yang terbentuk di papan patokan. Sembari menunggu, pihak masjid terus berkoordinasi dengan arsitek dan tim dari Kemenag untuk memastikan setiap tahapan dilakukan dengan benar sehingga mendapat hasil pengukuran yang valid. “Pokoknya saya ingin (pengukuran) ini lurus, karena ini menyangkut ibadah,” tegas Khaidar. (humas)

Komentar