Rabu, 27 April 2016

Seleksi Petugas Haji

Kota Batu (PHU) – Kantor Kementerian Agama Kota Batu hari ini Rabu (27/4), melaksanakan ujian tulis untuk calon petugas haji tahun 2016, pelaksanaan ujian tulis ini dilaksanakan di aula Kantor Kemenag Kota Batu. Ujian tulis ini diikuti enam orang peserta terdiri dari calon petugas TPIHI tiga Orang dan PPIH Arab Saudi (Petugas Non Kloter) tiga orang. Ujian tulis ini langsung diawasi satu orang dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, yakni Edi Susilo yang merupakan Pegawai JFU pada Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kanwil Kemenag Prov. Jawa Timur.

Kegiatan Ujian Tulis Calon Petugas Haji Tingkat Kota Batu Tahun 2016 ini diawali dengan arahan dari Kepala KanKemenag Kota Batu melalui Kasubag Tata Usaha Mukhlis, beliau berharap semoga pelaksanaan ujian dapat berjalan dengan tertib dan lancar dan mendapatkan hasil yang terbaik. Acara dilanjutkan dengan pembacaan tata tertib tes yang dibacakan oleh pengawas ujian dari Kanwil Kemenag Jawa Timur dan penyerahan secara simbolis berkas soal dan kunci jawaban dari Pengawas Ujian kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batu yang diwakili oleh Kasubag Tata Usaha.

Saat ini seluruh peserta sedang mengerjakan soal yang harus diselesaikan dalam waktu 90 menit. Kegiatan rekrutmen calon petugas haji ini sudah dimulai sejak tanggal 18 – 21 April lalu, yakni proses penerimaan pendaftaran tes dan seleksi administrasi. Selanjutnya tanggal 22 April pengumuman peserta yang lulus seleksi administrasi. Dan pada hari ini adalah tes kompetensi dalam bentuk ujian tulis.

Selanjutnya hasil koreksi tes ujian tulis akan diserahkan ke Panitia Tingkat Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur yang akan diumumkan pada 2 Mei 2016. Adapun yang menjadi Tim Penilai di tingkat Kota Batu adalah Kepala Kantor Kemenag Kota Batu Jamal , Kasubbag TU Mukhlis dan Penyuluh Agama Islam Fatukah Indayati.(El)

Jumat, 22 April 2016

Perigatan Hari Kartini

Kota Batu (Humas) – Bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Batu, pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) KanKemenag Kota Batu yang terdiri dari KUA dan madrasah memperingati hari Kartini pada Jumat (22/4). Dihadiri oleh puluhan peserta acara ini berlangsung dengan meriah.

Ketua DWP KanKemenag Kota Batu Ny. Al Mumtahinah Jamal dalam sambutannya menyampaikan bahwa pertemuan kali ini sedikit berbeda karena anggota dan pengurus yang hadir wajib memakai kebaya dalam rangka memperingati hari Kartini.

“Esensi dari peringatan hari Kartini bukanlah kebaya yang dipakai akan tetapi bagaimana menghargai apa yang telah Kartini perjuangan untuk emansipasi wanita, kita diberi kesempatan untuk berkarya dengan bebas namun harus tetap ingat kodrat sebagai wanita” ujarnya.

Peringatan hari Kartini di KanKemenag Kota Batu dimeriahkan dengan acara kuis seputar hari Kartini dengan hadiah doorprize yang menarik, membuat kreasi tempat air mineral dan saling tukar kado antar peserta.(El)

Rabu, 20 April 2016

Supervisi KUA

Kota Batu (Bimas Islam) – Sebagai upaya melakukan pengawasan atas pelayanan,pelaporan dan pencatatan Nikah Rujuk (NR) di wilayah kecamatan di Kota Batu, Kantor Kementerian Agama Kota Batu melakukan supervisi NR di tiga Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan di Kota Batu.

Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 19 s.d 21 April 2016. Hal tersebut dikatakan kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batu, melalui Kasi Bimas Islam, Moh. Rosyad ketika dikonfirmasi.

Menurut Rosyad kegiatan supervisi tersebut rutin dilaksanakan per triwulan di tiga KUA kecamatan yaitu KUA Kecamatan Batu, Kecamatan Bumiaji, dan KUA Junrejo. Selain meningkatkan pengawasan kegiatan itu juga di maksudkan untuk melakukan pembinaan kepada petugas pencatatan nikah rujuk dalam memberikan pelayanan masyarakat, karena pelayanan KUA adalah garda terdepan pelayanan Kementerian Agama kepada masyarakat.

Kamis, 14 April 2016

Pembinaan Takmir Masjid

Kota Batu (Bimas Islam) – Kantor Kementerian Agama Kota Batu melalui Seksi Bimas Islam pada hari Kamis tanggal 14 April 2016 melaksanakan Pembinaan Pemberdayaan Fungsi dan Manajemen Masjid kepada perwakilan Takmir Masjid dan Pengurus DMI di Kota Batu. Bertempat di Aula KanKemenag Kota Batu kegiatan ini diikuti oleh 40 orang peserta.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batu Jamal menyampaikan bahwa pengelolaan masjid di Kota Batu mempunyai tantangan tersendiri. Hal ini dikarenakan Kota Batu sebagai tujuan wisata dari berbagai daerah di Indonesia, banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu harus mampu dilayani dengan baik bukan hanya dalam hal pemenuhan kebutuhan infrastruktur dan fasilitas umum akan tetapi juga sarana ibadah termasuk masjid. Masjid di Kota Batu harus mampu memberikan pelayanan yang baik, mempunyai fasilitas yang memadai, bersih, nyaman dan yang terpenting ramah terhadap semua orang yang datang.

Sementara itu Kasi Bimas Islam Moh. Rosyad memberikan materi tentang peran dan fungsi masjid dalam kehidupan masyarakat. Masjid diharapkan mampu memenuhi tuntutan kebutuhan masyarakat, masjid tidak hanya sebagai tempat menunaikan ibadah shalat akan tetapi harus bisa menjadi tempat menuntut ilmu, sebagai tempat pembinaan jamaah, menjadi pusat dakwah dan kebudayaan Islam, sebagai pusat kaderisasi umat dan menjadi basis kebangkitan umat Islam. (El)

KUA Batu Sosialisasi Nikah Gratis Melalui Videotron

Kota Batu (Humas) – Bekerjasama dengan Bagian Humas Pemerintah Kota Batu, Kantor Urusan Agama (KUA) Batu mensosialisasikan nikah gratis melalui videotron milik Pemkot Batu. Hal ini dilakukan mengingat Kota Batu memiliki videotron di lima titik yang sangat strategis. Dimulai pada Rabu (13/4) video sosialisasi Nikah Gratis dan KUA Tolak Gratifikasi yang berdurasi 2 menit 15 detik ini akan ditayangkan selama beberapa waktu ke depan.

Kepala KUA Batu Arif Saifuddin menyampaikan bahwa dengan sosialisasi melalui videotron diharapkan masyarakat Kota Batu mengetahui biaya nikah menurut PP 48 Tahun 2014. Perlu diketahui Kota Batu memiliki lima videotron di beberapa lokasi yaitu di Desa Pendem, Desa Pandanrejo, Pasar Batu, Songgoriti dan Alun-Alun Kota Batu. Dan kelima lokasi tersebut merupakan lokasi yang sangat strategis karena merupakan kawasan yang selalu ramai dilalui masyarakat umum.

“Sosialisasi melalui videotron ini sangat efektif mengingat letaknya yang ada di keramaian sehingga mudah dilihat oleh masyarakat umum sehingga kebijakan pemerintah tentang biaya nikah tersampaikan kepada masyarakat luas,” ungkapnya.

Sebagai salah satu pilot project Zona Integritas KanKemenag Kota Batu patut berbangga dengan apa yang telah dilaksanakan oleh KUA Batu karena ini merupakan implementasi dari pelaksanaan Zona Integritas di KanKemenag Kota Batu.(El)

Selasa, 12 April 2016

Akreditasi KBIH Kota Batu

Kota Batu (PHU) – Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), Kantor Kementerian Agama Kota Batu melakukan akreditasi terhadap dua KBIH yang ada di Kota Batu pada Selasa (12/4).

Tim KanKemenag Kota Batu yang terdiri dari Kepala KanKemenag, Kasi PHU dan JFU pada Seksi PHU melaksanakan visitasi sekaligus akreditasi pada kedua KBIH tersebut, baik Al-Ikhlas maupun Nurut Taqwa. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses perpanjangan izin operasional KBIH, dimana KBIH yang mengajukan perpanjangan izin operasional harus diakreditasi. Dalam hal ini, Tim Kankemenag melakukan evaluasi terhadap sejauh mana kesiapan masing-masing KBIH dalam rangka memberikan pelayanan bimbingan kepada calon jamaah haji, baik dari aspek kesekretariatan, kurikulum, bimbingan, kelembagaan, ketenagaan dan bahkan sarana prasarana.

Kepala KanKemenag Kota Batu Jamal menyampaikan bahwa tujuan akreditasi ini tidak lain adalah untuk mendorong KBIH menjadi amanah dan profesional dalam melaksanakan fungsinya sebagai lembaga bimbingan bagi calaon jamaah haji.

”Tim Kankemenag, dalam hal ini, akan lebih pada upaya memberikan arahan dan pembinaan agar KBIH menjadi lebih profesional dan dapat memenuhi prasyarat yang ditentukan, untuk kemudian direkomendasikan dalam proses perpanjangan izin operasional KBIH itu” ungkapnya.

Sedangkan Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Achmad Faiz mengungkapkan langkah-langkah ini dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi munculnya berbagai keluhan jamaah yang yang dimungkinkan terjadi.(el)

Jumat, 08 April 2016

UNPK Pontren di Lingkungan Kankemenag Kota Batu

Kota Batu (PAKIS) – Ujian Nasional Paket Kesetaraan (UNPK) Paket C (setara SMA) tahun 2016 untuk wilayah Kota Batu dipusatkan di SMP PGRI Kota Batu.

Ujian berlangsung mulai Senin-Kamis, (4-7/4), sebanyak 223 peserta yang berasal dari sepuluh pondok pesantren penyelenggara PKBM mengikuti ujian ini. Pada hari pertama ujian kemarin, para peserta program IPS berhadapan dengan soal-soal Bahasa Indonesia dan Geografi.

Pada hari selanjutnya mereka akan menjawab soal-soal Matematika, Sosiologi, Bahasa Inggris, Ekonomi, dan Pkn.

Sementara peserta Program IPA pada hari pertama kemarin berhadapan dengan soal-soal Bahasa Indonesia dan Kimia. Selanjutnya mereka menjawab soal Matematika, Biologi, Bahasa Inggris, Fisika dan PKn.

Kasi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS) Rohmatulloh menegaskan, pengawasan UNPK sangat ketat, tiap ruangan diawasi dua pengawas, peserta dilarang membawa HP ke ruangan.

Dalam menjawab soal-soal mereka disediakan waktu 120 menit pada masing-masing mata pelajaran dalam bentuk soal multiple choise (pilihan ganda).

Senin, 04 April 2016

Mengenal dan Mencoba Membangun Zona Integritas di Kantor Kementerian Agama Kota Batu

Semenjak Kementerian Agama telah mencanangkan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) pada Desembar 2012 lalu dan telah diterbitkannya Instruksi Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di Lingkungan Kementerian Agama, maka sebagai langkah awal pelaksanaan Pembangunan Zona Integritas tersebut, maka berdasarkan KMA Nomor 265 Tahun 2015 tentang Penetapan Satuan Kerja Sebagai Pilot Project Pembangunan Zona Integritas Menuju WIlayah Bebas Dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani Pada Kementerian Agama ditetapkanlah beberapa satker di lingkup Kementerian Agama RI sebagai pilot project pembangunan Zona Intergritas tersebut, salah satunya adalah Kantor Kementerian Agama Kota Batu.
Berdasarkan Permenpan dan RB  Nomor 60 Tahun 2012 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM  di Lingkungan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah, proses pembangunan zona integritas dilaksanakan melalui penerapan program yang terdiri atas 20 (dua puluh) kegiatan yang bersifat konkrit yang akan diukur melalui indikator proses yang dievaluasi oleh Tim Menpan RB dan APIP yang dalam hal ini Inspektorat Jenderal Kemenag RI. Artinya, untuk mewujudkan Kementerian Agama sebagai wilayah yang bebas korupsi, serta menjadikan birokrasinya bersih dan melayani, ada 20 kegiatan konkrit yang harus dilaksanakan, yaitu:
1) penandatangan dokumen pakta integritas;
2) pemenuhan kewajiban LHKPN / LHKASN;
3) pemenuhan akuntabilitas kinerja;
4) pemenuhan kewajiban pelaporan keuangan;
5) penerapan disiplin PNS;
6) penerapan kode etik khusus;

Pembinaan Administrasi Akrual di Lingkungan Kemenag Batu

Kota Batu (Humas) – Bertempat di aula Kankemenag Kota Batu, Kepala KanKemenag Kota Batu Jamal membuka kegiatan pembinaan administrasi akrual bagi pengelola anggaran pada Senin(4/4). Kegiatan yang dilaksanakan Sub Bagian Tata Usaha ini diikuti oleh seluruh pengelola anggaran terdiri dari PPK, bendahara pengeluaran, staf pengelola keuangan dari seluruh satker di Kota Batu.

Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa pelaporan akuntabilitas keuangan sangat penting dalam menentukan kualitas kinerja instansi. Beberapa tahun terakhir Kementerian Agama mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan terkait pelaporan keuangan. Hal ini merupakan sesuatu yang membanggakan dan harus ditingkatkan. Dalam pelaksanaannya membutuhkan kerja sama dan kerja keras dari seluruh tim di KanKemenag Kota Batu.

“Sejak tahun 2015 Menteri Agama menginstruksikan penggunaan pelaporan berbasis akrual, akan tetapi belum semua pengelola anggaran mengerti dan menguasai tentang apa dan bagaimana pelaporan berbasis akrual. Untuk itu pembinaan ini harus dilaksanakan agar semua mengetahui, memahami dan mampu melaksanakan”, ungkapnya.