Selasa, 08 Agustus 2017

Pelepasan Jamaah Haji Kota Batu Tahun 2017


Kota Batu (PHU). Pemberangkatan jamaah haji asal Kota Batu tinggal menghitung hari saja. Jumat pekan depan (11/8), sejumlah 199 jemaah haji mulai memasuki Asrama Haji Sukolilo Surabaya.Ratusan jemaah haji ini tentunya mendapat pendampingan dari Tim Pembimbing Haji Indonesia (TPHI). Tim ini berjumlah lima orang. Terdiri dari 1 dokter, 2 paramedis, dan 2 pembimbing haji. “Alhamdulillah tahun ini dokternya perempuan, dari Puskesmas Sisir Kota Batu, jadi jangan khawatir,” kata Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batu, Dr H. Musta’in, dalam sambutannya di acara pelepasan dan sosialisasi teknis pemberangkatan jemaah haji Kota Batu tahun 2017 di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani Musta’in menambahkan, cuaca di Arab Saudi terbilang ekstrim. Sehingga diimbaunya agar para jemaah memperhatikan betul kondisi tubuh.

“Juga jangan lupa bawa sandal. Pengalaman sebelumnya jemaah tidak bawa sandal kakinya terluka akibat panas,” bebernya. Terlepas dari itu seluruh persiapan jemaah haji telah tuntas. “Sampai saat ini sudah siap secara keseluruhan, baik bekal jasmani dan ilmu manasik, ” imbuhnya. Perlu diketahui juga, total 199 jemaah hasi sektor Kota Batu terdiri dari 93 jemaah pria dan 106 sisanya perempuan. Jemaah dengan status BUMN 1 orang, PNS atau ASN 41 orang, mahasiswa 2 orang, dan TNI Polri 2 orang. Jemaah paling sepuh Lastari bin Kardi 79 tahun dan paling muda Asyrul Hamida 20 tahun. Jemaah haji Kota Batu masuk dalam kloter 44, gelombang dua. Yakni terdiri dari rombongan gabungan Kabupaten Malang dan Kota Surabaya. (S.I.D).

Rabu, 05 April 2017

Penandatangan Pencairan Bantuan Operasional FKUB di Kota Batu

Kota Batu (Setjen) Selasa (04/4) bertempat di ruang Kasubbag Tata Usaha Kankor Kementerian Agama Kota Batu pengurus FKUB menghadiri acara Penandatanganan Kelengkapan Berkas Pencairan Bantuan Operasional FKUB Kota Batu untuk Tahun 2017. Acara ini berlangsung dengan semi formal, dengan ada dialog yang interaktif antara pihak FKUB dan Kemenag Kota Batu.

Secara garis besar, Mukhlis, Kasubbag Tata Usaha Kankemenag Kota Batu menyampaikan bahwa Kementerian Agama RI secara umum mengakui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) harus diperhatikan mengingat kedudukannya di tengah masyarakat sangat strategis. KeanggotaanFKUBterdiri dari tokoh lintas agama dan punya kemampuan memberikan rekomendasi layak tidaknya bagi pendirian rumah ibadah. FKUB jugamerupakan representasi resmi majelis-majelis agama. Organisasi kemasyarakatan khususnya dibidang keagamaan yang sudah berdiri tak hanya di Kota Batu tetapi di seluruh Indonesia. Walaupun secara riil, dukungan infrastruktur bagi organisasi tersebut masih dinilai belum menggembirakan. Antara lain karena dana operasional masih sangat terbatas.

Selasa, 14 Maret 2017

Koordinasi Peningkatan Mutu EMIS TPQ se Kecamatan Batu

Kota Batu (PAKIS) Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kantor Kementerian Kota Batu menyelenggarakan Koordinasi Peningkatan Mutu EMIS untuk lembaga TPQ yang dilaksanakan pada hari senin (13/03) bertempat di Baitur Nur Kelurahan Temas Kota Batu. Acara ini dilaksanakan dengan mengambil tempat di salah satu lembaga TPQ selain karena tempat yang digunakan lebih luas, juga dengan maksud untuk bisa bersilaturahmi ke lembaga TPQ yang dtempati gelaran acara tersebut.

Acara ini dibuka oleh Rohmatulloh, Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kantor Kementerian Kota Batu. Dengan menghadirkan 105 operator EMIS dari TPQ se Kecamatan Batu. Rohmatulloh dalam sambutannya menyampaikan bahwa perlunya validitas data yang diinformasikan dan diberikan kepada Kemenag selaku Instansi Pembina di TPQ.Acara dilanjutkan dengan Narasumber I, yakni Jamal, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batu.Dalam awal materinya, Jamal memberikan pemahaman bagaimanakah kebijakan yang ada di Kemenag dalam hal TPQ, yang termaktub dalam bagian kebijakan yang luas di bidang Pendidikan Islam. Jamal juga menekankan fungsi nyata EMIS adalah untuk perencanaan program baik di tingkat pusat, propinsi dan kabupaten atau kota. Dengan laporan pendataan pendidikannya secara langsung dari data yang telah diinput secara online, maka bisa didapat sebuah informasi yang handal dan realtime sewaktu dibutuhkan.

Kamis, 09 Maret 2017

Pentas PAI Tingkat SD se Kecamatan Batu

Kota Batu (PAKIS) Bertempat di Kompleks Balai Kota Pemerintah Kota Batu, Pekan Ketrampilan dan Seni (PENTAS) Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk jenjang SD se Kecamatan Batu dilaksanakan pada hari Kamis, (09/3). Acara ini dilaksankan sebagai pra Acara Pelaksanaan Pekan Ketrampilan dan Seni (PENTAS) Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Kota Batu yang akan dilaksanakan pada triwulan II Tahun 2017 ini.

Pentas PAI tingkat Kecamatan Batu ini diikuti oleh kurang lebih 120 Peserta dari peserta didik tingkat SD, baik SDN, SDI maupun SD Swasta yang ada di lingkup Kecamatan Batu. Acara ini dimulai pada pukul 08.00 WIB, dengan dihadiri oleh seluruh GPAI SD yang ada di Kecamatan Batu, Kota Batu, serta dihadiri juga oleh Pengawas PAI yang mempunyai wilayah tugas di Kecamatan Batu serta perwakilan dari Kantor Kemenag Kota Batu yang dalam hal ini dihadiri oleh personel Seksi PAKIS Kota Batu.

Pada awal pembukaan peserta, panitia mengungkapkan kemeriahan Acara PENTAS PAI yang masih tingkat Kecamatan ini sudah sangat luar biasa, semoga bisa meningkat di kala Tingkat Kota nanti, sehingga bisa membuat gaung syiar agama islam melalui rangkaian acara ini bisa terus membahana dan menumbuhkan kebanggaan dalam beragama serta menggapai tujuan yang mulia yaitu meningkatkan iman dan taqwa. Antusiasme peserta nampak dari wajah ceria dan bahasa tubuh yang memancarkan semangat untuk berkompetisi dalam acara di PENTAS PAI ini. Adapun cabang yang dilombakan ada 4 macam, yaitu lomba MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran), MHQ (Musabaqah Hifdzil Quran), Pidato/Ceramah Agama Islam dan Cerdas Cermat Agama Islam. Panitia acara PENTAS PAI Tingkat Kecamatan Batu, Kota Batu ini berujar bahwa Pada Acara Pentas PAI tingkat Kecamatan ini diharapkan nanti bisa menghasilkan peserta untuk bisa berkompetisi di tingkat yang lebih atas. (SID)

Selasa, 07 Maret 2017

Sosialisasi Dokumen Capaian SPM dan SNP Madrasah

Kota Batu (PendMa) Sosialisasi Dokumen Capaian SPM dan SNP Madrasah diselenggarakan oleh seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Batu bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Batu. Acara Sosialiasi ini diperuntukkan bagi 30 Peserta yang ditujukan untuk Kepala Madrasah jenjang MI, MTs dan MA. Kegiatan Sosialisasi ini dilaksanakan pada hari Selasa, (07/3), dimulai tepat pukul 08.00 WIB. Acara Sosialisasi Dokumen Capaian SPM dan SNP Madrasah ini mengundang seluruh Madrasah baik negeri maupun swasta yang ada di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Batu. Narasumber acara ini berasal dari internal Kankemenag Kota Batu yaitu Supriyadi, Kepala seksi Pendma dan Lailatul Qodriyah, Pengawas Pendidikan di Kankemenag Kota Batu.

Acara ini dibuka oleh Supriyadi, Kasi Pendidikan Madrasah mewakili Kepala Kantor. Supriyadi setelah membuka selanjutnya langsung berperan sebagai Narasumber, dalam penyampaian materinya, beliau menyampaikan tentang garis besar upaya yang perlu ditempuh dan dilakukan dalam peningkatan kualitas madrasah secara menyeluruh. Kebutuhan menyesuaikan tuntutan masyarakat yang dinamis harus terus diakomodir tanpa menyalahi apa yang sudah digariskan dalam aturan yang telah diimplementasikan. Beliau dalam menyampaikan materinya lebih menitikberatkan pada pengenalan dan pemahaman secara global dan utuh tentang SPM dan SNP Madrasah, yang bermuara pada peningkatan kualitas Madrasah dan Peserta Didik secara khusus serta untuk tujuan dan misi besar dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di Republik Indonesia.

Lailatul Qodriyah, Pengawas Pendidikan Kantor Kementerian Agama Kota Batu sebagai narasumber kedua dalam acara ini melanjutkan dengan mengisi materi tentang teknis real bagaimanakah Dokumen Capaian SPM dan SNP Madrasah itu sendiri. Dengan apa yang akan terdokumentasikan nanti akan bisa dinilai bagaimanakah yang terjadi secara eksplisit, sebagai bukti sahih telah dilakukannya apa yang direncanakan. Sehingga upaya Peningkatan mutu pendidikan dan daya saing sumberdaya manusia Indonesia bisa dimulai dari institusi madrasah masing-masing, juga terwujudnya peningkatan mutu pendidikan secara berkesinambungan bisa dilaksanakan secara terstruktur melalui tercapainya Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Standar Nasional Pendidikan (SNP) secara maksimal. (SID)

Rabu, 01 Maret 2017

Persiapan Pentas PAI

Kota Batu (Pakis) Bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Batu, Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kemenag Kota Batu menyelenggarakan Rapat Koordinasi yang diikuti oleh para perwakilan Pengurus FKG, KKG, dan MGMP Guru Pendidikan Agama Islam di Kota Batu dan para Pengawas PAI. Acara ini dilaksanakan pada Selasa (28/2) dengan jumlah peserta 39 Orang.

Rohmatulloh, Kasi PAKIS Kankemenag Kota Batu memimpin langsung Rapat Koordinasi ini, dengan substansi utama untuk menyusun rencana pelaksanaan Pentas PAI di Kota Batu Tahun 2017 yang meliputi pembentukan panitia pelaksanaan Pentas PAI, teknis pelaksanaan Pentas PAI dan merumuskan kebutuhan dana dan sumber dana yang bisa digunakan untuk pelaksanaan Pentas PAI.


Selasa, 28 Februari 2017

Kota Batu (Setjen) Pelantikan Pejabat struktural di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Batu pada kesempatan kali ini dilaksanakan pada Selasa (28/2) di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Batu. Acara ini dipimpin langsung oleh Jamal, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batu.

Pada acara pelantikan kali ini, ada 2 JFU yang dilantik dan diberi amanah jabatan struktural sebagai Kepala Urusan Tata Usaha (Kaur TU) di Madrasah Negeri yang ada di Kota Batu. Adapun 2 Orang yang dilantik sebagai Kaur TU tersebut adalah Abdul Manab, yang sebelumnya berposisi sebagai JFU Penyusun Laporan Keuangan padan MAN Kota Batu, dilantik menjadi Kaur TU MAN Kota Batu, dan Feni Maryani, yang sebelumnya menduduki JFU Bendahara Pengeluaran di MTsN Kota Batu, dilantik menjadi Kaur TU MTsN Kota Batu.

Setelah prosesi penyumpahan dan pelantikan, Jamal dalam sambutannya meminta para pejabat yang dilantik segera beraksi di jabatan barunya. Menurutnya, tidak boleh ada istilah masih baru, ketika seorang pejabat ditanya mengenai masalah yang menjadi tanggungjawabnya. Setiap pejabat harus memiliki adaptasi dan kemauan belajar yang baik, selalu mencari informasi, cermat dan mampu menggerakkan kinerja organisasi secara berkualitas.


Rabu, 22 Februari 2017

Pelepasan Kontingen Aksioma Kota Batu Tahun 2017

Kota Batu (PENDMA) Bertempat di Aula MAN Kota Batu pada Senin (20/2) segenap Official dan Peserta Aksioma dari Kota Batu dilepas oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batu untuk mengikuti Aksioma Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2017 yang diselenggarakan di Pare, Kabupaten Kediri. Acara pelepasan kontingen tersebut dihadiri sekitar 200 orang yang akan mengikuti dan bersaing dalam Aksioma Jawa Timur 2017.

Pada sambutan di awal acara, Sudirman, Kepala MAN Kota Batu sekaligus Ketua Kontingen Aksioma Kota Batu langsung memompa semangat dan motivasi peserta dan official yang hadir untuk selalu mengobarkan semangat juang dan tidak merasa minder, kemudian Sudirman juga menyampaikan perlunya sportifitas dan daya tarung yang diimbangi dengan kesantunan sikap dalam setiap kompetisi yang diikuti, apapun hasilnya tetap proses yang telah dijalani haruslah dihargai.

Sementara Jamal, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batu, senada dengan substansi sambutan yang diberikan oleh Ketua Kontingen, mengajak seluruh peserta acara untuk merefresh kembali jargon Aksioma Kota Batu tahun 2017 yakni Kami Bukan Penggembira, Kami Siap Juara.


Jumat, 17 Februari 2017

Pembinaan Administrasi Perencana

Kota Batu (Setjen) Kamis, (16/2) bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Batu, Subbag Tata Usaha melalui koordinasi JFT Perencana menyelenggarakan Pembinaan Administrasi Perencanaan, dengan substansi acara yaitu pemantapan program dan kegiatan tahun 2017. Acara ini dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB dengan mengundang 40 Peserta yang terdiri pegawai dari seluruh unit eselon I yang berada di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Batu beserta satker Madrasah dan KUA.

H. Jamal selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batu sekaligus sebagai narasumber dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa perencanaan program dan kegiatan merupakan aspek penting dari suatu siklus pelaksanaan, karena dalam suatu perencanaan tersebut lebih memfokuskan kepada identifikasi terhadap sesuatu yang harus atau ingin dilakukan, kapan untuk dimulai dan kapan harus selesai disamping penetapan input, output, outcome dan benefit dari suatu program dan kegiatan.


Selasa, 14 Februari 2017

Sosialisasi BOS Madrasah

Kota Batu (PENDMA) Bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kota, seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Batu melaksanakan kegiatan Sosialisasi BOS Madrasah bagi 34 Pengelola BOS/Bendahara Madrasah Negeri maupun Swasta yang berada di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Batu dkarenakan ada satu undangan yang tidak bisa hadir. Kegiatan ini digelar dalam upaya menguatkan pemahaman pengelolaan BOS bagi madrasah yang langsung berkecimpung dalam manajemen BOS untuk Madrasah mereka masing-masing. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 14/2/2017 pukul 08.00 WIB. Acara Sosialisasi BOS Madrasah ini menghadirkan narasumber dari internal Kankemenag Kota Batu yaitu Siti Nur Jamilah, staf seksi Pendma dan Dra. Lailatul Qodriyah, Pengawas PAI di Kankemenag Kota Batu.

Acara ini dibuka oleh Mukhlis, Kasubbag Tata Usaha mewakili Kepala Kantor, dalam sambutannya beliau menyampaikan tentang garis besar pengolalaan BOS di madrasah dan menekankan tentang perhatian rambu-rambu serta larangan dalam pengelolaan BOS.

Narasumber dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa BOS adalah program pemerintah yang pada dasarnya adalah untuk penyediaan pendanaan biaya operasional non personalia bagi satuan pendidikan dasar sebagai pelaksana program wajib belajar. Menurut PP 48 Tahun 2008 Tentang Pendanaan Pendidikan, biaya non personalia adalah biaya untuk bahan atau peralatan pendidikan habis pakai, dan biaya tidak langsung berupa daya, air, jasa, telekomunikasi, pemeliharaan sarana dan prasarana, uang lembur, transportasi, konsumsi, pajak, asuransi, dll. Namun demikian, ada beberapa jenis pembiayaan investasi dan personalia yang diperbolehkan dibiayai dengan dana BOS. Secara detail jenis kegiatan yang boleh dibiayai dari dana BOS dibahas pada bagian penggunaan dana BOS. Secara umum program BOS bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan yang bermutu. Secara khusus program BOS bertujuan untuk membebaskan segala jenis biaya pendidikan bagi seluruh siswa miskin di tingkat pendidikan dasar, baik di madrasah negeri maupun madrasah swasta, membebaskan biaya operasional sekolah bagi seluruh siswa MI negeri, MTs negeri dan MA Negeri serta meringankan beban biaya operasional sekolah bagi siswa di madrasah swasta. (SID)