Senin, 29 Januari 2018

Peresmian balai nikah dan aula manasik haji

Kota Batu (Humas) - Adanya Gedung yang representatif dan sarana prasarana yang memadai merupakan salah satu pilar utama tercapainya kepuasan masyarakat dalam suatu layanan. Hal tersebut terucap dari pendapat masyarakat pada saat acara peresmian penggunaan Gedung Balai Nikah dan Aula Manasik Haji KUA Kecamatan Bumiaji, yang diresmikan langsung oleh orang nomor 1 di Kota Batu, Dewanti Rumpoko. Acara tersebut berlangsung pada selasa (30/1). Dalam kesempatan tersebut, Walikota Batu selain melakukan prosesi pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti, juga turut menyaksikan ijab qabul pasangan yang melakukan akad nikah. Akad Nikah tersebut merupakan salah satu fungsi gedung KUA yang diresmikan pada hari itu. Selain sebagai balai nikah, gedung ini juga digunakan sebagai tempat pelaksanaan manasik haji masyarakat Kecamatan Bumiaji.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batu selaku tuan rumah, H. Musta'in, Kepala Kejaksaan Negeri Batu, FORKOMPINDA, BPN, Jajaran Kepala SOPD Pemerintah Kota Batu, Camat Bumiaji bersama Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kota Batu.

Gedung ini merupakan hasil pembangunan pada tahun 2017 melalui anggaran SBSN. Dalam proses pembangunan gedung ini, Kemenag Kota Batu menggandeng TP4D dari Kejaksaan Negeri Batu sebagai sebuah sinergi untuk mengamankan dan meminimalisir kesalahan. Walikota Batu dalam sambutannya berharap dengan adanya gedung yang baru ini dapat menjadikan kementrian Agama menjadi lebih semangat dan memiliki pelayanan terbaik, "Semoga pelayanan kepada masyarakat dapat diberikan seoptimal mungkin" ujar Dewanti Rumpoko. Acara ditutup dengan doa dan dilanjutkan dengan ramah-tamah. (S.I.D)

Selasa, 26 September 2017

Kunjungan Keluarga Jamaah Haji yang Meninggal di Madinah

Kota Batu (PHU) – Berita duka datang dari Jamaah Haji Tahun 2017 asal Kota Batu. Ibu Remi, Jamaah Haji asal Dusun Durek, Desa Giripurno Kota Batu menghembuskan nafas terakhirnya setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Arab Saudi. Almarhumah sebelumnya tidak bisa berbarengan pulang ke tanah air dengan rombongan satu kloternya karena kondisi kesehatan yang tidak memungkingkan, hingga hari ini Selasa (26/9) Kemenag Kota Batu mendapatkan kabar bahwa almarhumah baru saja menghadap Allah SWT.

Kabar duka tersebut kemudian disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batu, H.Musta’in kepada keluarga Almarhumah. H. Musta’in dengan beberapa personel Kankemenag Kota Batu langsung bertolak ke rumah duka begitu mendengar kepastian kabar tersebut. Keluarga yang ditinggalkan pun tak kuasa menahan kesedihan begitu mendengar kabar yang disampaikan, air mata keluarga dan tetangga yang mendengar kabar tersebut langsung tumpah sembari mencoba mengikhlaskan kepergian dari anggota keluarganya tersebut.

Kamis, 14 September 2017

Sosialisasi Percepatan Proses Pengurusan Sertifikasi Tanah Wakaf di Kecamatan Bumiaji Kota Batu

Kota Batu (Pensyar) – Rabu (13/9) bertempat di Masjid Baiturrahman Kecamatan Bumiaji, Kemenag Kota Batu bekerjasama dengan BWI menyelenggarakan Sosialisasi Percepatan Proses Pengurusan Sertifikasi Tanah Wakaf. Acara ini diselenggarakan merupakan start awal dari acara yang rencananya dilaksanakan secara maraton mulai tanggal 13-15 September 2017 di seluruh Kecamatan yang ada di Kota Batu. Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Kemenag Kota Batu beserta jajaran Penyelenggara Syariah, Kepala BPN beserta jajarannya, Bagian Kesra Setda Kota Batu, Camat Bumiaji, Pengurus BWI Kota Batu dan Kepala KUA Kecamatan Bumiaji.

Secara garis besar, H. Musta’in, Kakankemenag Kota Batu menyampaikan “Tanah wakaf dan aset-aset keagamaan sangat penting untuk disertifikasi. Tujuannya agar tanah wakaf dan aset keagamaan terlindungi dengan sertifikat sehingga tidak akan hilang dan dijual. Karena itu, masyarakat diminta proaktif untuk mensertifikasi tanah wakaf dan aset keagamaan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN)”. Kepala BPN Kota Batu juga menambahkan bahwaprogram sertifikasi tanah wakaf terus digeber karena merupakan bagian dari program sertifikasi tanah di Indonesia.


Selasa, 22 Agustus 2017

Sarasehan Kebangsaan Kota Batu

Kota Batu (humas) –"Dengan diselenggarakan sarasehan ini dimaksudkan dari berbagai agama, etnis, suku bangsa dan budaya dapat menyatu mendukung rasa nasionalisme. Dengan demikian diharapkan mereka memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi, bila tidak tumbuh jiwa nasionalime tinggi maka bisa juga terjadi tawuran di berbagai tempat, seperti di kampus yang bisa mengancam kedamaian dan keamanan,” demikian petikan sambutan Pendeta Micha NL Tobing Ketua Umum Badan kerja Sama Gerejawi kota Batu dalam acara Sarasehan Kebangsaan Kota Batu, Senin (21/8).

Dalam rangka menciptakan stabilitas nasional dan memerangi terhadap ancaman keberagaman, sore komunitas lintas etnis, suku, agama se kota Batu dan lembaga social kemasyarakatan menyelenggarakan Sarasehan Wawasan Kebangsaan kaum muda lintas etnis dan agama se kota Batu. Tak ketinggalan pula H. Musta’in, KaKankemenag Kota Batu turut hadir dalam acara tersebut.

Selasa, 08 Agustus 2017

Pelepasan Jamaah Haji Kota Batu Tahun 2017


Kota Batu (PHU). Pemberangkatan jamaah haji asal Kota Batu tinggal menghitung hari saja. Jumat pekan depan (11/8), sejumlah 199 jemaah haji mulai memasuki Asrama Haji Sukolilo Surabaya.Ratusan jemaah haji ini tentunya mendapat pendampingan dari Tim Pembimbing Haji Indonesia (TPHI). Tim ini berjumlah lima orang. Terdiri dari 1 dokter, 2 paramedis, dan 2 pembimbing haji. “Alhamdulillah tahun ini dokternya perempuan, dari Puskesmas Sisir Kota Batu, jadi jangan khawatir,” kata Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batu, Dr H. Musta’in, dalam sambutannya di acara pelepasan dan sosialisasi teknis pemberangkatan jemaah haji Kota Batu tahun 2017 di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani Musta’in menambahkan, cuaca di Arab Saudi terbilang ekstrim. Sehingga diimbaunya agar para jemaah memperhatikan betul kondisi tubuh.

“Juga jangan lupa bawa sandal. Pengalaman sebelumnya jemaah tidak bawa sandal kakinya terluka akibat panas,” bebernya. Terlepas dari itu seluruh persiapan jemaah haji telah tuntas. “Sampai saat ini sudah siap secara keseluruhan, baik bekal jasmani dan ilmu manasik, ” imbuhnya. Perlu diketahui juga, total 199 jemaah hasi sektor Kota Batu terdiri dari 93 jemaah pria dan 106 sisanya perempuan. Jemaah dengan status BUMN 1 orang, PNS atau ASN 41 orang, mahasiswa 2 orang, dan TNI Polri 2 orang. Jemaah paling sepuh Lastari bin Kardi 79 tahun dan paling muda Asyrul Hamida 20 tahun. Jemaah haji Kota Batu masuk dalam kloter 44, gelombang dua. Yakni terdiri dari rombongan gabungan Kabupaten Malang dan Kota Surabaya. (S.I.D).

Rabu, 05 April 2017

Penandatangan Pencairan Bantuan Operasional FKUB di Kota Batu

Kota Batu (Setjen) Selasa (04/4) bertempat di ruang Kasubbag Tata Usaha Kankor Kementerian Agama Kota Batu pengurus FKUB menghadiri acara Penandatanganan Kelengkapan Berkas Pencairan Bantuan Operasional FKUB Kota Batu untuk Tahun 2017. Acara ini berlangsung dengan semi formal, dengan ada dialog yang interaktif antara pihak FKUB dan Kemenag Kota Batu.

Secara garis besar, Mukhlis, Kasubbag Tata Usaha Kankemenag Kota Batu menyampaikan bahwa Kementerian Agama RI secara umum mengakui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) harus diperhatikan mengingat kedudukannya di tengah masyarakat sangat strategis. KeanggotaanFKUBterdiri dari tokoh lintas agama dan punya kemampuan memberikan rekomendasi layak tidaknya bagi pendirian rumah ibadah. FKUB jugamerupakan representasi resmi majelis-majelis agama. Organisasi kemasyarakatan khususnya dibidang keagamaan yang sudah berdiri tak hanya di Kota Batu tetapi di seluruh Indonesia. Walaupun secara riil, dukungan infrastruktur bagi organisasi tersebut masih dinilai belum menggembirakan. Antara lain karena dana operasional masih sangat terbatas.

Selasa, 14 Maret 2017

Koordinasi Peningkatan Mutu EMIS TPQ se Kecamatan Batu

Kota Batu (PAKIS) Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kantor Kementerian Kota Batu menyelenggarakan Koordinasi Peningkatan Mutu EMIS untuk lembaga TPQ yang dilaksanakan pada hari senin (13/03) bertempat di Baitur Nur Kelurahan Temas Kota Batu. Acara ini dilaksanakan dengan mengambil tempat di salah satu lembaga TPQ selain karena tempat yang digunakan lebih luas, juga dengan maksud untuk bisa bersilaturahmi ke lembaga TPQ yang dtempati gelaran acara tersebut.

Acara ini dibuka oleh Rohmatulloh, Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kantor Kementerian Kota Batu. Dengan menghadirkan 105 operator EMIS dari TPQ se Kecamatan Batu. Rohmatulloh dalam sambutannya menyampaikan bahwa perlunya validitas data yang diinformasikan dan diberikan kepada Kemenag selaku Instansi Pembina di TPQ.Acara dilanjutkan dengan Narasumber I, yakni Jamal, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batu.Dalam awal materinya, Jamal memberikan pemahaman bagaimanakah kebijakan yang ada di Kemenag dalam hal TPQ, yang termaktub dalam bagian kebijakan yang luas di bidang Pendidikan Islam. Jamal juga menekankan fungsi nyata EMIS adalah untuk perencanaan program baik di tingkat pusat, propinsi dan kabupaten atau kota. Dengan laporan pendataan pendidikannya secara langsung dari data yang telah diinput secara online, maka bisa didapat sebuah informasi yang handal dan realtime sewaktu dibutuhkan.

Kamis, 09 Maret 2017

Pentas PAI Tingkat SD se Kecamatan Batu

Kota Batu (PAKIS) Bertempat di Kompleks Balai Kota Pemerintah Kota Batu, Pekan Ketrampilan dan Seni (PENTAS) Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk jenjang SD se Kecamatan Batu dilaksanakan pada hari Kamis, (09/3). Acara ini dilaksankan sebagai pra Acara Pelaksanaan Pekan Ketrampilan dan Seni (PENTAS) Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Kota Batu yang akan dilaksanakan pada triwulan II Tahun 2017 ini.

Pentas PAI tingkat Kecamatan Batu ini diikuti oleh kurang lebih 120 Peserta dari peserta didik tingkat SD, baik SDN, SDI maupun SD Swasta yang ada di lingkup Kecamatan Batu. Acara ini dimulai pada pukul 08.00 WIB, dengan dihadiri oleh seluruh GPAI SD yang ada di Kecamatan Batu, Kota Batu, serta dihadiri juga oleh Pengawas PAI yang mempunyai wilayah tugas di Kecamatan Batu serta perwakilan dari Kantor Kemenag Kota Batu yang dalam hal ini dihadiri oleh personel Seksi PAKIS Kota Batu.

Pada awal pembukaan peserta, panitia mengungkapkan kemeriahan Acara PENTAS PAI yang masih tingkat Kecamatan ini sudah sangat luar biasa, semoga bisa meningkat di kala Tingkat Kota nanti, sehingga bisa membuat gaung syiar agama islam melalui rangkaian acara ini bisa terus membahana dan menumbuhkan kebanggaan dalam beragama serta menggapai tujuan yang mulia yaitu meningkatkan iman dan taqwa. Antusiasme peserta nampak dari wajah ceria dan bahasa tubuh yang memancarkan semangat untuk berkompetisi dalam acara di PENTAS PAI ini. Adapun cabang yang dilombakan ada 4 macam, yaitu lomba MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran), MHQ (Musabaqah Hifdzil Quran), Pidato/Ceramah Agama Islam dan Cerdas Cermat Agama Islam. Panitia acara PENTAS PAI Tingkat Kecamatan Batu, Kota Batu ini berujar bahwa Pada Acara Pentas PAI tingkat Kecamatan ini diharapkan nanti bisa menghasilkan peserta untuk bisa berkompetisi di tingkat yang lebih atas. (SID)

Selasa, 07 Maret 2017

Sosialisasi Dokumen Capaian SPM dan SNP Madrasah

Kota Batu (PendMa) Sosialisasi Dokumen Capaian SPM dan SNP Madrasah diselenggarakan oleh seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Batu bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Batu. Acara Sosialiasi ini diperuntukkan bagi 30 Peserta yang ditujukan untuk Kepala Madrasah jenjang MI, MTs dan MA. Kegiatan Sosialisasi ini dilaksanakan pada hari Selasa, (07/3), dimulai tepat pukul 08.00 WIB. Acara Sosialisasi Dokumen Capaian SPM dan SNP Madrasah ini mengundang seluruh Madrasah baik negeri maupun swasta yang ada di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Batu. Narasumber acara ini berasal dari internal Kankemenag Kota Batu yaitu Supriyadi, Kepala seksi Pendma dan Lailatul Qodriyah, Pengawas Pendidikan di Kankemenag Kota Batu.

Acara ini dibuka oleh Supriyadi, Kasi Pendidikan Madrasah mewakili Kepala Kantor. Supriyadi setelah membuka selanjutnya langsung berperan sebagai Narasumber, dalam penyampaian materinya, beliau menyampaikan tentang garis besar upaya yang perlu ditempuh dan dilakukan dalam peningkatan kualitas madrasah secara menyeluruh. Kebutuhan menyesuaikan tuntutan masyarakat yang dinamis harus terus diakomodir tanpa menyalahi apa yang sudah digariskan dalam aturan yang telah diimplementasikan. Beliau dalam menyampaikan materinya lebih menitikberatkan pada pengenalan dan pemahaman secara global dan utuh tentang SPM dan SNP Madrasah, yang bermuara pada peningkatan kualitas Madrasah dan Peserta Didik secara khusus serta untuk tujuan dan misi besar dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di Republik Indonesia.

Lailatul Qodriyah, Pengawas Pendidikan Kantor Kementerian Agama Kota Batu sebagai narasumber kedua dalam acara ini melanjutkan dengan mengisi materi tentang teknis real bagaimanakah Dokumen Capaian SPM dan SNP Madrasah itu sendiri. Dengan apa yang akan terdokumentasikan nanti akan bisa dinilai bagaimanakah yang terjadi secara eksplisit, sebagai bukti sahih telah dilakukannya apa yang direncanakan. Sehingga upaya Peningkatan mutu pendidikan dan daya saing sumberdaya manusia Indonesia bisa dimulai dari institusi madrasah masing-masing, juga terwujudnya peningkatan mutu pendidikan secara berkesinambungan bisa dilaksanakan secara terstruktur melalui tercapainya Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Standar Nasional Pendidikan (SNP) secara maksimal. (SID)

Rabu, 01 Maret 2017

Persiapan Pentas PAI

Kota Batu (Pakis) Bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Batu, Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kemenag Kota Batu menyelenggarakan Rapat Koordinasi yang diikuti oleh para perwakilan Pengurus FKG, KKG, dan MGMP Guru Pendidikan Agama Islam di Kota Batu dan para Pengawas PAI. Acara ini dilaksanakan pada Selasa (28/2) dengan jumlah peserta 39 Orang.

Rohmatulloh, Kasi PAKIS Kankemenag Kota Batu memimpin langsung Rapat Koordinasi ini, dengan substansi utama untuk menyusun rencana pelaksanaan Pentas PAI di Kota Batu Tahun 2017 yang meliputi pembentukan panitia pelaksanaan Pentas PAI, teknis pelaksanaan Pentas PAI dan merumuskan kebutuhan dana dan sumber dana yang bisa digunakan untuk pelaksanaan Pentas PAI.